Friday, August 19, 2005

Jatuh Cinta?

Midie mulai jatuh cinta. Bukan jatuh cinta seperti cinta monyet tapi jatuh cinta seperti orang dewasa. Bedanya? Midie lebih realistis sekarang dan tidak berharap terlalu banyak dari rasa cintanya ini. Tidak ada lagi khayalan-khayalan konyol dan menggelikan yang dulu sering Midie impikan ketika sedang sendiri. Khayalan-khayalan tentang ksatria diatas kuda putih yang akan datang dan menyelamatkannya. Hah! Menyelamatkannya dari apa? Dari kehidupan yang hampa dan membosankan? Dari kiamat yang akan datang kalau Midie masih belum menikah ketika dia berumur 30?

Perasaan jatuh cinta ini baru saja dirasakan Midie. Tiba-tiba saja rasa cinta itu seperti jatuh menghantamnya ketika dia sedang menatap lelaki itu. Midie mulai jatuh cinta dengan cara lelaki itu tersenyum. Dia baru menyadari bahwa ketika lelaki itu tersenyum ada kerutan-kerutan disekitar matanya dan mulutnya yang muncul.

"Sayang..." Panggil Midie.

"Iya?"

"Kamu tau ngak?"

"Ngak." Canda lelaki itu.

"Aku sayang kamu."

"Aku juga sayang kamu." Lelaki itu menghampirinya dan memeluknya.

"Eh ngak deh. Aku ga cuma sayang kamu, aku cinta kamu. Semakin aku liat kamu semakin aku cinta kamu. Aku kalo liat kamu kayanya gimana gitu perasaannya..."

"Hahaha...sekarang kamu tau dong gimana perasaan aku kalo liat kamu." Lelaki itu makin erat memeluknya.

Midie tersenyum lalu mencium lelaki itu di pipi. Sekali. Dua kali. Tiga kali.

Ahh...leganya.